Mereka berkata, "Bila menghendaki pasangan hidup yang sholih/sholihah, maka jadikanlah diri sholih/sholihah terlebih dahulu, jika menghendaki pasangan hidup yang menjaga kesucian hati dan diri, maka jagalah kesucian hati dan diri terlebih dahulu. Jika menghendaki pasangan yang mendatangkan barokah, maka berusahalah untuk menjalani hidup dengan kaidah agama dan aturan syar'i agar setiap detik hidup mendatangkan barokah. Penjagaan diri itu perlu. Menghindari/menjauhi hal-hal yang bisa mendatangkan mudhorat dan menjauhi hal-hal yang tidak dihalalkan adalah lebih baik dari pada menikmati keindahan yang tidak halal. Membantu menjaga iman saudara/i itu juga amal baik. Jika kau lihat saudara/imu menjadi salah karena akibat perbuatanmu, maka bertaubatlah. Karena Allah Maha Penerima taubat. Sesuatu yang mubah seperti memberi perhatian, boleh-boleh saja, namun tetap harus ada batasannya. Aktivitas yang berkaitan dengan lawan jenis memang boleh, tapi jika berlebih-lebihan, maka akan menjerumuskan saudara/imu ke lubang dosa. Seseorang yang sudah berusaha menjaga diri saja bisa terkena fitnah. Apa lagi yang tidak/kurang menjaga dirinya. Maka jagalah dirimu dan jagalah pula saudaramu"
Hm.. Subhanallah.. tausiyah yang menenangkan. Syukurku tak henti-hentinya terhatur. Alhamdulillah, aku tetap berada di jalan ini, di lingkungan orang-orang baik. istiqomah hingga saat ini. Dan semoga hingga ajal menjemput nanti. Amiin..
Ku langkahkan kakiku dari rumah sang guru. Ku hirup udara siang hari ini dengan kelegaan. Meski panas, aku berharap, panas itu yang kan melebur semua dosa-dosaku. Terima kasih guru-guruku.
Ya Allah.. hamba telah berjuang dan berusaha untuk menjaga kesucian diri, semoga Engkau mengaruniakan ia yang juga menjaga kesucian diri. Amiin..
Ya Allah.. perbaikilah hamba, perbaikilah agama dan penghidupan hamba, perbaikilah pemahaman agama hamba, perbaikilah urusan dunia dan akhirat hamba, dan tambahkanlah ilmu agama hamba. Amiin..
4 you: Introspeksi diri









