Saturday, March 10, 2007

Every Day I Love U

Hari hari bahagiaku...
Takkan terlepas, terurai sedikit pun
Terus mengikat kuat
Di relung relung qolbu
Di ruang ruang memory
Meski terkadang jalanan tak selalu mulus
Namun harapku kan tetap indah...
Dengan Bismillah... I say...

"Every Day I Love U"
(Fithri, bersama di hari - hari bahagia ^_^)
-------------

Duuh... Lutchunya :)

"Dedek... dedek... sini... "
"Ayuuuk.... Yuuk Fiiiit... kejer adek..."
Sambil muter-muter meja di ruang tamu, trus lari lari ke ruang tengah, dapur, balik lagi ruang tamu, teras, truzZz... truzZz... WuzZz... WuzZz... hihihi.

"aduuuh... capeee deeeh..." ujarku
(Sambil bergaya memelas dan mengusap kening, yang selanjutnya diikuti oleh sepupu sepupu kecilku ; "Athuu... thapeee thee.... hehehe...)

Begitulah, tawa ceria sepupu - sepupu kecilku. Setiap bertemu selalu saja ada hal - hal baru yang kudapat dari mereka. Ya... Selalu banyak hal - hal menarik dan indah yang bisa dipelajari dari anak - anak. Qurrota A'yyun... Mata bening yang menunjukkan kebersihan dan kesucian mereka. Kepolosan dan kemanjaan mereka... membuatku tak ingin lekas berpisah. Duhai... sungguh indah dunia anak - anak...

Aku menyebut mereka dengan panggilan - panggilan mesra, panggilan kesayangan "Mujahid - mujahid kecilku". Tiga sepupu lutchuku ini laki-laki. Yang pertama namanya M. Fajriullah, yang ke-dua Ahmad Syahril Azmi, dan si bungsu yang dapet julukan "si bayi bule" (ga tau dari mana datangnya julukkan itu), namanya Ahmad Khoiri Dzikri. Ketiganya lucu - lucu deh... sueeer... lihat aja aksi - aksi mereka di bawah ini.

Awaaas... kepincut, ntar jatuh cinta hehehe... (upz, Astaghfirullah...)









Naah... klo yang di bawah ini beda versi, selain ada sepupu juga ada kakak laki-laki dan adik perempuanku semata wayang, beserta calon kakak iparku. Setelah proses khitbah di Januari lalu, InsyaAllah, Jika tidak ada halangan tanggal 21 April 2007 nanti ke Jakarta lagi menghadiri akad dan walimah kakakku tercinta. Ups...! Semoga Allah memudahkan...

Barrokallahu... Barrokallahu... Barrokallahu wa barroka 'alaika wa jama'a baina kuma fii khor... Amiin...

Alhamdulillah... Akhirnya kakakku tersayang semata wayang menikah juga. Huu.. huu..huu...
(tangis bahagia becampur haru T_T)

^^^Pokoknya Every day I Love U All...^^^



Terimakasih Ya Allah
Atas segala cinta yang Engkau berikan...


Negeri Dalam Dongeng

Dunia macet...
Beginilah warna kotaku
Asap knalpot jadi sarapan pagi
Tak berbilang berapa jumlah Hg terhisap
Uhuk.. uhuk...
Batuk! Paru paru sesak
Macet sana sini
Coba tanya, dunia makin maju atau malah mundur?

Kendaraan hilir mudik
ga di darat, laut, udara
Lapisan ozon kian menipis
Dunia tambah panas
Siang hari kulit terasa nyeri
Berbagai penyakit merebak di bumi
Dari penyakit jasadi sampai penyakit ruhani
amazingkah?


Bus kota ribut joget
Guing nguing seperti mobil mabok
Bikin pusing
Supir dan kernet tak peduli
Sana sini sibuk mengais rezeki
Sampai jam sholat lewat
Na'udzubillah...

Para petinggi negeri

Duduk duduk sambil ketawa ketiwi
Besok besok sibuk rapat
Lalu kunjungan jalan jalan sana sini
Buat laporan asal bapak senang
Awal bulan tinggal terima gaji
hhgghhh...

Rakyat pada melarat
Urusan perut tak teratasi
Sibuk berebut di barisan antrian panjang beras murah
Ya.. Ya.. katanya bangsaku bangsa kaya
Kaya sumber daya alamnya
lantas kenapa malah melarat??
Ya... kekayaan yang tertindas
Mirip Negeri dalam khayalan

Cet cet...
Dunia macet
Macet jalan jalannya
Macet pola fikirnya
Macet ekonominya
Macet ruhiyyahnya
end soon etc bla bla bla...

para aktivis lingkungan berteriak
"Heeeeyyy!!! Save the World"

Jangan sakiti alamku
Tanam sejuta pohon yuuuk...

Jaga lingkungan yuuuk...
Back to nature yuuuk...
Bersih bersih yuuuk...

Coba ajak dunia istirahat
Minimal tanpa asap - asap
Biarkan kita semua sehat
tapi.... akankah kembali b
umi yang asri
Lantas, Berapa lama lagi?
Aku bertanya lagi...
Ya... tanya tanya tanpa jawaban pasti
Tentang Selubung Pembungkus Negara Dalam Dongeng
Karena... hanya "Allah Yang Maha Tahu"


Hanya sekedar coretan tangan
Merindukan Pemimpin Bangsa Sejati :(


Thursday, March 01, 2007

Bola Bola Salju di Blog-ku

Dulu sekali... saat pertama kali merencanakan membuat blog, sudah terfikirkan untuk menambah icon salju. Kode bahasa programnya pun sudah ada, tapi karena alasan tidak cocok dengan tipe template, bola - bola salju ini jadi belum sempat mampir di blog-ku. Maklum, belum masuk musim salju katanya hehehe....

Berkat bantuan ukhti 'N, bola - bola saljunya akhirnya bisa turun juga, ditransfer dari langit pulau sebrang.(entah dari langit antah berantah mana hihihi...)
Jazaakillah ya ukhti manis... :)

Mudah - mudahan beberapa bulan lagi ada musim gugur, pake dedaunan + bunga - bungaan ^_^, musim semi, mirip - mirip musim gugur juga kata temen yang di cairo :). Asal ga musim ribut - ribut aja hehehe... amiin... coz sedih juga ampir tiap hari yang di lihat, di dengar di berita - berita TV kebanyakan yang sedih - sedih, saking sayangnya Allah pada bangsa ini, peringatan - peringatan Nya selalu menghampiri. Semoga bangsa ini bisa segera menyadari kesalahan - kesalahan dan bertobat ,sehingga bisa lebih mensyukuri segala nikmat yang Allah berikan. Semoga kondisi bangsa ini semakin membaik... Amiin...

Wednesday, February 21, 2007

Ketika Cinta Bersemi di Taman Halaqoh

Ku titip pesan lewat asa
Cinta bersemi di taman-taman halaqoh
Bersama guyuran hujan dan terpaan badai
Namun...

Dakwah  ini tetap milik kita...

(Fithri, hidup untuk terus belajar)

(Belajar dari Kiki)

Pesan dari kiki yang membuatku tersenyum :

armelia rizky hidayati kiki:
assalamu'alaikum.hawloooo mb kuu chyank,,, keep semangat


armelia rizky hidayati kiki:
walo kerjaan berat... tapi ridho Allah yang paling penting khan !!!!!


Pagi ini,
kusempatkan mampir ke warnet sebentar. 
Sekedar mengecek pesan-pesan yang mampir di inbox dan YM. 
Ada satu pesan yang membuat hati ini tentram.
Senyum pun kembali merekah.
Sahabat kecilku yang baru saja ku kenal namun sudah mengisyaratkan cinta yang tulus menitip pesan.

Namanya Kiki. Usianya baru 18 tahun. 
Semangatnya tinggi. Wajahnya selalu berseri. Makanya klo cemberut langsung keliatan... 
hehehe...
Biasanya dia memanggilku mbak Fit, mbak Fit... (hehehe... sama aja kayak yang lain)
Aku baru bisa berakrab-akrab dengannya 1 minggu yang lalu sejak sama-sama jadi panitia di perhelatan akbar PKS Expo II Palembang Darussalam seminggu yang lalu. Padahal, kami sudah saling kenal sejak lebaran tahun lalu, ketika aku menemani adik-adik ROHIS SMU 18 Palembang Silaturrohim lebaran.

Sekali lagi... "Kiki -  Kiki" ku.... :)
Ini dia calon akhwat masa depan (wueleeh... dari bayi ampe sekarang memang udah akhwat kok hehehe...)

Ku rekam baik-baik dalam ingatan...
Cerita lika - liku dakwah dan hidupnya...
Cerita lika - liku tentang "liqo" dan amanahnya...
Cerita tentang jaket PKS 100 ribu dapat duanya (hehehe... ga jadi beli biar pun ngebet)
Cerita tentang antri makan siang tuk panitianya (afwaan... mbak suka minta ambilin jatah ^_^)
Cerita tentang hunting buku-buku murah (dan ku temukan "Sukses Mengelola Halaqoh"nya Ust. Satrio Hadi Lubis beserta pesan singkatnya di buku biruku "to fithri : Hidup adalah proses yang bertanggungjawab")
Cerita tentang foto-foto barengnyaCerita tentang senyum manisnya
Cerita tentang Kiki di fans-in orang (hehehe.... afwaan becanda :p)
Cerita bedah buku Ayat Ayat Cinta
Cerita tentang pulang bareng bersama Kiki naik kuda besiku
Cerita tentang 1 minggu bersama "Kiki"
Cerita tentang "I Love this girl"

Kiki...
semoga bisa terus  menjadi bagian dari dakwah..
menjadi mujahiddah di taman-taman halaqoh..
mengharumkan tunas-tunas bangsa..
untuk tegaknya kalimatullah di bumi Nya...
Amiin...

Allahu Akbar




 

Sunday, February 04, 2007

Umar bin abdul Aziz, Sang Pemimpin Sejati

Suatu malam, Umar bin Abdul Aziz yang sedang lembur didatangi anaknya yang ingin membicarakan sesuatu. Umar bertanya, "Apa yang ingin kamu bicarakan? masalah negara (pemerintah) atau masalah pribadi (keluarga)? " Sang anak pun menjawab, "Ini masalah keluarga, ayah". Seketika itu pula lampu dipadamkan dan Umar bin Abdul Aziz mengambil lampu tempel.

Sang anak bertanya kembali "Kenapa lampunya diganti, Ayah, bukankah lampu tadi cukup terang?" Dengan tersenyum Umar menjawab, "Anakku, jika yang dibicarakan masalah keluarga, lampu inilah yang kita punya, karena lampu tadi milik negara dan minyaknya dibiayai oleh negara yang juga uang rakyat. Kalau ayah menggunakan lampu milik negara, berarti ayah sudah menzalimi rakyat. Ayah takut dan malu kepada Allah, karena Allah pasti tahu perbuatan kita"



Menanti pemimpin bangsa sejati


Friday, January 19, 2007

Ketika Pagi Menyapa (lagi, Alhamdulillah ...)

Pagi itu...
dzikr alam belumlah usai
pagi masih menyapa gelak dunia
riuh suara kehidupan berganti-gantian
berlomba-lomba mengais lembaran cerita
hati pun bersenandung syukur atas nikmatNya
dan menyapa... "Selamat Pagi Dunia"

Pagi ini...
rona lembut mentari membelai perlahan
sepoi angin berhembus dan gemericik air berirama
semerbak wangi bunga terbawa angin
kicau burung bersahutan
berlomba-lomba... beradu ceria...
dan diri pun menyapa... "Selamat Pagi Bunga"

Dan pagi esok...
semoga deru nafas masih berada
masih terjaga...
dalam damai genggaman-Nya


Semoga Pagi Esok kan masih ada...
Senyum untuk bunga-bunga di taman rumah

Monday, January 08, 2007

Hikmah Mimpi Baik Sang Imam

Imam Hasan Al Bana menuturkan dalam memoarnya, "Dengan karunia-Nya, Allah menenangkan jiwa hamba. Dan apabila Ia menghendaki sesuatu, maka Ia menyiapkan segala faktor penunjangnya."

"Saya masih ingat suatu malam menjelang ujian Nahwu dan Sharaf (tata bahasa arab) untuk memasuki darul ulum. Saya mimpi menumpang sampan bersama sebagian ulama mulia.

"Seorang dari mereka berkata kepadaku, dimana buku Syarah Alfiah Ibnu 'Aqil?"

Saya menjawab "Ini."

Ia berkata, "Mari kita pelajari sebagian temanya. Bacalah halaman sekian dan sekian."

Saya pun membaca tema-tema yang ada di lembaran tersebut.

Pagi harinya, pertanyaan-pertanyaan yang keluar dalam ujian hampir semuanya sama dengan tema-tema yang saya baca dalam mimpi semalam. Ini merupakan kemudahan yang diberikan Allah.

Mimpi baik adalah kabar gembira yang diberikan Allah kepada hamba-hambaNya di dunia. Segala puji bagi Allah SWT.



Yang mencoba memaknai hikmah dari segala mimpi baik...

Tuesday, January 02, 2007

Hikmah di balik Segelas Air

Ibnu Abi Al Dunya meriwayatkan dari sanad yang berasal dari Abdullah ibnu umar bahwa dia pernah meminum air dingin. Setelah minum, tiba-tiba ia menangis tersedu-sedu. Lantas dia bertanya, "Apa yang membuat anda menangis?" Dia menjawab, "Aku teringat dengan firman Allah

"Dan dihalangi antara mereka dengan apa yang mereka ingini." (Q.S Saba 34:54)


Dari Salam Ibnu Abu Muthi', dia berkata "Aku memberi Al Hasan segelas air untuk berbuka puasa. Ketika ia akan meminum air tersebut. Tiba-tiba ia menangis sambil berkata, "Aku mengingat rintihan penghuni neraka yang disebutkan dalam firman Allah ta 'ala "Dan penghuni neraka menyeru kepada penghuni syurga, 'limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah dirizkikan Allah kepadamu.' "Dan aku juga teringat atas jawaban yang diberikan kepada mereka, 'mereka penghuni surga menjawab',

"Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir." (Q.S Al A'raaf 7:50)


Dari abdul malikIbnu Marwan, bahwa ia meminum air dingin lantas menangis. Ketika ditanya apa yang membuat ia menangis tanpa alasan yang jelas. Dia menjawab, "Aku ingat betapa hausnya penghuni neraka pada hari kiamat nanti. Aku juga teringat bahwa di dalam neraka tidak ada sama sekali minuman yang segar." Kemudian ia membaca ayat berikut.

"Diminumnya air nanah itu dan hampir ia tak bisa menelannya." (Q.S Ibrahim 14:17)


Sekedar perenungan di awal tahun 2007

Saturday, December 23, 2006

Golongan yang ditakuti iblis dan didekati iblis

Diceritakan dari Wahab Bin Munabbih bahwasanya ia berkata, Allah Ta 'Ala memperintahkan iblis mendatangi Nabi Muhammad saw dan menjawab apa yang beliau tanyakan, kemudian iblis itu datang dengan menyerupai orang tua yang bertongkat, lalu terjadilah dialog antara iblis dan Nabi Muhammad.

Nabi saw bertanya kepada iblis mengapa ia datang. Iblis mengatakan bahwa Allah memerintahkannya untuk mendatangi beliau. Lalu nabi saw bertanya "Wahai makhluk terkutuk, ada berapa kelompok musuh-musuhmu?" lalu iblis menjawab, Ada 15 kelompok, Berikut golongan yang ditakuti iblis.

1. Nabi Muhammad saw,
2. Pemimpin yang adil,
3. Orang kaya yang rendah hati,
4. Pedagang yang jujur,
5. Orang pandai yang alim yang tenang pembawaannya,
6. Orang mukmin yang suka memberi nasihat,
7. Orang mukmin yang murah hati,
8. Orang yang bertaubat yang tetap pada taubatnya itu,
9. Orang yang benar-benar menjaga diri dari yang haram,
10. Orang mukmin yang senantiasa dalam keadaan suci,
11. Orang mukmin yang banyak sedekah,
12. Orang mukmin yang berbaik budi kepada sesama manusia,
13. Orang mukmin yang banyak bermanfaat bagi sesama manusia,
14. Orang yang pandai Al Qur'an dan selalu membacanya,
15. Orang yang biasa mengerjakan sholat di waktu malam saat orang lain sedang tertidur.

Kemudian Nabi saw bertanya "Siapakah teman-temanmu dari umatku?". iblis pun menjawab bahwa ada sepuluh golongan.

1. Penguasa yang zalim,
2. Orang kaya yang sombong,
3. Pedagang yang curang,
4. Orang yang meminum minuman keras,
5. Orang yang suka menyebarkan fitnah,
6. Orang yang berbuat zina,
7. Orang yang memakan harta anak yatim,
8. Orang yang meremehkan sholat,
9. Orang yang tidak mengeluarkan zakat,
10. Orang yang panjang angan-angan.

Begitulah percakapan antara Nabi Muhmmad saw dan iblis.

Semoga umat muslim di indonesia semakin taat pada Allah dan berusaha untuk tidak termasuk pada golongan teman-teman/pengikut iblis. Amiin


Tuesday, December 05, 2006

Sujudku III

Ketika rindu menyapa
Heningnya waktu,
Mengantar jiwa luruh tersujud
Melebur kesunyian dalam detik-detik waktu
Merunduk terdiam
Menyapa rindu…

Ya Robb…
Luruhku dalam sujud
Memohon mengharap
Mencoba mengais hikmah
Dari tiap lembaran kisah

Ya Robb…
Ingatku akan limpahan rahmat-Mu
Ketika hati dan jiwa bersenyawa
Tak mampu menghitung setiap nikmat-Mu
Harapku ampunan dan maaf-Mu

Ya Robb…
Luruhku melepas sejenak sesak
Mengistirahatkan ruh dalam jasad
Bercerita tentang setiap helaian sajadah
Yang melalui tiap-tiap waktu

Tentang kerinduan…
Yang mengajarkan diri dan hati
Menjadi muslim sejati
Dengan tasbih ia tenang
Dengan takbir ia tenteram

Dengan sholawat ia berurai…
Menghantar alunan rindu pada kekasih-Mu
Di kala jasad laksana tanpa ruh
Tak hidup tak mati,

namun tetap tersenyum memandang hari

Dalam setiap lembaran sujud
ia menyapa rindu...
Kerinduan pada-Mu ya Robb
Kerinduan pada kekasih-Mu
Tentang pertemuan dengan-Mu

Hingga mengalirlah keberkahan dalam diri

Sholallahu robbuna ala nuri mubbin
Ahmada Mustafa sayidina mursalin
Wa ala alihi washobihi ajmain
Sholallahu robbuna ala nuri mubbin

Allahumma sholi ala Muhammad
Ya nabi sholi alaihi wasalim
Ya rosulullah ya habiballah
Terimalah kami sebagai umatmu
Kuniakanlah syafaatmu